Perkuat Sinergi Prodi Teknik Industri Tandatangani IA Bersama BLKPP Kepri dan PT CAS

TANJUNGPINANG — Program Studi Teknik Industri dan Program Studi Teknik Perkapalan, Jurusan Teknik Industri Maritim (JTIM), Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman (FTTK) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), resmi menandatangani Implementation Agreement (IA) bersama Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas (BLKPP) Provinsi Kepulauan Riau serta PT Cahaya Anggun Sejahtera (CAS), Rabu (14/1/2026). Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman UMRAH.

IA tersebut ditandatangani oleh perwakilan kedua mitra, yakni Bapak Syafiq mewakili BLKPP Provinsi Kepulauan Riau dan Direktur Utama PT Cahaya Anggun Sejahtera, Bapak Bambang, bersama pihak program studi di lingkungan JTIM FTTK UMRAH. Sebagai dokumen pelaksanaan, IA ini menjadi turunan teknis yang menerjemahkan nota kesepahaman ke dalam bentuk kegiatan yang lebih konkret dan terukur antara institusi pendidikan, lembaga pelatihan vokasi, dan dunia usaha.

Kolaborasi Tridaya: Kampus, Lembaga Pelatihan, dan Industri

Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus dan pihak mitra sepakat menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dengan user — dalam hal ini perusahaan sebagai pengguna lulusan dan BLKPP sebagai lembaga pelatihan kerja — sebagai mitra strategis dalam pengembangan keahlian mahasiswa.

Kolaborasi ini dipandang sebagai upaya menjembatani kesenjangan antara kompetensi yang dihasilkan di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata industri. Melalui keterlibatan langsung BLKPP dan PT Cahaya Anggun Sejahtera, mahasiswa Teknik Industri dan Teknik Perkapalan diharapkan memperoleh pengalaman praktik, paparan terhadap standar kerja industri, serta peluang sertifikasi kompetensi yang relevan dengan dunia kerja, khususnya pada sektor industri dan kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau.

Bapak Syafiq dari BLKPP Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa keterlibatan lembaga pelatihan dalam kerja sama akademik merupakan langkah penting untuk memastikan keselarasan antara pelatihan berbasis kompetensi dengan kurikulum perguruan tinggi. “Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang teruji dan diakui melalui sertifikasi. Di sinilah peran BLKPP sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Cahaya Anggun Sejahtera, Bapak Bambang, menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk komitmen industri dalam membina talenta muda. Ia menilai keterlibatan perusahaan sejak proses pendidikan akan memudahkan penyiapan tenaga kerja yang siap pakai. “Perusahaan membutuhkan lulusan yang adaptif dan memahami kebutuhan lapangan. Dengan kerja sama ini, kami dapat ikut membentuk kompetensi mahasiswa sejak dini, sekaligus membuka ruang magang dan rekrutmen yang lebih terarah,” katanya.

Ruang Lingkup dan Tindak Lanjut

Mewakili pihak program studi, perwakilan JTIM FTTK UMRAH menyatakan bahwa IA ini akan menjadi landasan bagi sejumlah kegiatan bersama, antara lain penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, program magang dan praktik kerja lapangan, kuliah praktisi, pelatihan dan sertifikasi kompetensi, hingga peluang penyerapan lulusan. Kerja sama juga membuka ruang bagi kegiatan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan pengembangan sektor industri dan kemaritiman di wilayah perbatasan.

Kolaborasi tiga pihak ini sejalan dengan arah pengembangan FTTK UMRAH yang menempatkan keterhubungan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada kemaritiman dan berlokasi di kawasan perbatasan, UMRAH terus mendorong penguatan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Penandatanganan IA ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak FTTK UMRAH, BLKPP Provinsi Kepulauan Riau, dan PT Cahaya Anggun Sejahtera. Ketiga pihak menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kesepakatan ini melalui program-program nyata yang dapat segera dirasakan manfaatnya, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Teknik Industri dan Teknik Perkapalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *